Foto bersama dalam kegiatan workshop tentang hutan dan kebudayaan sukubangsa dayak

Mewujudkan Desa Adat di Manuhing Raya

Warga masyarakat desa di Tumbang Samui berkeinginan untuk memperjuangkan desanya menjadi Desa Adat. Keinginan warga tersebut muncul pada Workshop tentang Kehutanan dan Kebudayaan Dayak, yang dilaksanakan di desa Tumbang Samui Kalimantan Tengah pada 14 Juni 2019. Acara tersebut menghadirkan pembicara Yando Zakaria, seorang Antropolog, akademisi dari Universitas Gajah Mada, yang saat ini juga sebagai penasihat senior pada Kepala Staff Presiden. Yando Zakaria juga dikenal sebagai salah seorang penggagas dan penyusun UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa.

Workshop tersebut dihadiri kurang lebih seratus orang, pada penghujung kegiatan ditetapkan suatu Tim Penetapan Desa Adat Kecamatan Manuhing Raya. Sebagai ketua tim adalah Siswanton, ia adalah mantan anggota BPD (Badan Permusyawaratan Desa) Tumbang Samui. Rencana kegiatan tim tersebut adalah menyelenggarakan lokakarya selama tiga hari tentang UU Desa untuk warga desa Kecamatan Manuhing Raya.

Perjuangan untuk mewujudkan amanah Undang-Undang Desa khususnya untuk mendirikan Desa Adat sungguh suatu pekerjaan yang panjang. Enam perwakilan Desa se Manuhing Raya yang meliputi antara lain Desa Tumbang Mantuhe, Tumbang Samui, Putat Durei, Luwuk Tukau, Tumbang Oroi dan Kelurahan Tehang optimis belajar bersama memperjuangkan terwujudnya Desa Adat di Manuhing Raya.

(penulis : Yanedi Jagau)