Yando memberikan penjelasan mengenai Desa Adat

Petani dan Aparat Desa dan kelurahan se Manuhing Raya belajar tentang Desa Adat

Para petani dan aparat pemerintah desa dari lima desa serta satu kelurahan se kecamatan Manuhing Raya mengikuti Lokakarya persiapan penetapan desa adat yang diselenggarakan oleh Yayasan Borneo Institute. Acara tersebut diselenggarakan pada 16 -18 Juli 2019 di hotel Nascar Family Palangka Raya.


Lokakarya menghadirkan Yando Zakaria dan Kusni Sulang sebagai narasumber. Yando mengatakan "Warga masyarakat di desa diberi peluang untuk memilih apa yang dianggap cocok dengan desanya.Masyarakat adat diberi peluang melalui tatanan desa adat. Dalam 3 hari ini kita akan belajar tentang desa adat, Bagaimana persyaratannya, bagaimana melaksanakannya."


Pada kesempatan itu juga Yando menambahkan "Untuk mewujudkan cita cita menjadi desa adat mestinya warga desa memakai senjata (alat) yaitu undang-undang dan peraturan."

Sementara itu Darsilo, Kepala desa Tumbang Mantuhe mengatakan "Apakah desa adat masih dimungkinkan jika hak asal-usul khususnya semangat gotong royong orang di desa memudar."


Selanjutnya Ela menambahkan "Apa sih untung dan manfaat menjadi desa Adat."



Menjawab antusiasme pertanyaan petani dan perangkat desa, Yando Zakaria dan Kusni Sulang mengajakagar peserta lokakarya belajar bersama dan membangun komitmen, agar desa adat terwujud.



Mengingat desa sudah mengalami krisis agraria dan krisis ekologi yang makin membuat ruang hidup orang desa makin berkurang.