Visi

Mewujudkan Kemandirian bagi Masyarakat Dayak


Misi

Mencerdaskan Kehidupan Kebudayaan Masyarakat Dayak


Latar Belakang BIT

Borneo Institute lahir dari inisiasi aktivis pemuda Kalimantan Tengah yang ingin berkontribusi untuk masyarakat Dayak dan lingkungan hidupnya sejak 2007. Pada perkembangannya, Borneo Institute memilih menjadi Yayasan dan terdaftar secara resmi di notaris pada 21 Maret 2015. Kemudian, Yayasan ini mendapat pengesahan dari Menteri Hukum dan HAM sesuai surat Keputusan Nomor: AHU-0004749.AH.01.04.


Pelatihan yang Diterima Staf

Untuk meningkatkan kapasitas dan juga kesiapan beradaptasi dengan perubahan tantangan, Staf Borneo Institute setiap tahunnya mengikuti berbagai macam pelatihan. Pelatihan disusun secara situasional, mengikuti keperluan teknis lapangan. Satu hal yang pasti, semua bentuk pelatihan perlu diikuti semua Staf, apapun posisinya karena Borneo Institute menerapkan prinsip manajemen berbagi ilmu (sharing knowledge management) untuk semuanya.


Pelatihan Jurnalistik dan Video Liputan bersama Agung Sedayu dan Harfin Naqsyabandy dari Tempo

Pelatihan Pembuatan Video bersama Pierce Vaughn dari Borneo Productions International

Pelatihan Inklusi Gender bersama Anna Marsiana dari INSPiRE NGO Consulting

Pelatihan Fair Trade bersama Lastiana Yuliandari dari Aliet Green LTD